Senin, 30 Mei 2011

Integrated Marketing Communication

Integrated Marketing Communication

IMC adalah proses pengembangan dan implementasi berbagai bentuk program komunikasi persuaif kepada pelanggan dan calon pelanggan secara berkelanjutan. Tujuan IMC adalah mempengaruhi dan memberikan efek langsung kepada perilaku khalayak sasaran yang dimiliknya. IMC menganggap seluruh sumber yang dapat menghubungkan pelanggan atau calon pelanggan dengan produk atau jasa dari suatu merk atau perusahaan, adalah jalur potensial untuk menyampaikan pesan dimasa yang akan datang.  Lebih jauh lagi, IMC menggunakan semua bentuk komunikasi yang relevan serta yang dapat diterima oleh pelanggan dan calon pelanggan. Dengan kata lain, proses IMC berawal dari pelanggan dan calon pelanggan, kemudian berbalik kepada perusahaan untuk menentukan dan mendefinisikan bentuk dan metode yang perlu dikembangkan bagi program komunikasi yang persuasive.

Bentuk-bentuk Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC)
1.       Penjualan Perorangan (Personal Selling)
2.       Iklan (Advertising)
3.       Promosi Penjualan (sales promotion)
4.       Pemasaran Sponsorship (Sponsorship Marketing)
5.       Publisitas (Publicity)
6.       Komunikasi ditempat Pembelian (point-of-purchase communication)

Karakteristik utama IMC
1.       Mempengaruhi Perilaku
2.       Berawal dari Pelanggan dan Calon Pelanggan
3.       Menggunakan seluruh bentuk komunikasi
4.       Menciptakan sinergi
5.       Menjalin hubungan

Komunikasi pemasaran terpadu adalah sebuah proses perencanaan marketing komunikasi yang memperkenalkan konsep perencanaan komprehensif untuk mengevaluasi peranan strategis dari berbagai elemen komunikasi pemasaran, seperti public relation, advertising, direct selling, sales promotion, dan interactive marketing, untuk memberikan kejelasan, konsistensi, serta pengaruh komunikasi yang maksimum. Komunikasi Pemasaran Terpadu sering disebut dengan IMC merupakan sebuah proses strategi bisnis dalam mengelola hubungan dengan konsumen yang intinya untuk menggerakkan brand value.

Sejarah

Memasuki awal tahun 1990-an, kegiatan bisnis, khususnya pemasaran tidak lagi mengacu kepada strategi pemasaran tradisional, melainkan lebih mengacu pada strategi pemasaran modern dengan konsep 4P (Product, Price, Place, Promotion). Kemunculan strategi 4P inilah yang menandai munculnya komunikasi pemasaran terpadu, dengan tidak hanya menggunakan iklan melainkan juga mengguakan PR.



Tujuan

Tujuan yang ingin dicapai IMC adalah untuk memengaruhi masyarakat dengan elemen promosinya sampai ke tingkat kognisi, affeksi, dan konasi. Elemen promosi yang digunakan terbagi atas soft sell dan hard sell.

Soft sell berupa advertising, public relation, CSR, interactive marketing yang bertujuan untuk memengaruhi konsumen ke tingkat kognisi dan affeksi. Sedangkan, hardsell berupa personal selling, direct marketing, sales promotion untuk memengaruhi konsumen ke tingkat konasi.

Tahapan Revolusi IMC

  1. Koodinasi taktis santo. Meliputi pengkombinasian komunikasi interpersonal dan cross-functional sebagai elemen promosi. Mampu melihat tujuan secara spesifik yang disesuaikan dengan tools penjualannya.
  2. Mendefinisikan Ruang Lingkup Marketing Komunikasi. Meliputi perluasan elemen komunikasi, memberikan informasi kepada pelanggan, dan mengevaluasi feedback.
  3. Mengaplikasikan teknologi informasi. Memanfaatkan teknologi informasi dengan membuat database manajemen untuk mengelola hubungan dengan konsumen.
  4. Integrasi Strategik dan Keuangan. Menyelaraskan program komunikasi dengan program keuangan dan memperkirakan Return on Customer Investment (aliran dana masuk dari konsumen).


Strategi IMC

  • Target Market vs Target Audience. Target market merupakan siapa yang mengonsumsi produk kita. Target audience merupakan siapa yang menjadi sasaran program komunikasi.

  • Message Strategy. Meliputi konsep, penetrasi pesan (pendekatan dan daya tarik), serta eksekusi pesan.

  • Media Strategy. Kombinasi penggunaan media massa, interpersonal, dan interaktif.

  • Line Elements. Meliputi soft-sell dan hard-sell.

  • Budget. Top-down atau bottom-up.

Proses Perencanaan IMC

Dalam melaksanakan IMC, perlu merencanakan 5 hal sebagai berikut :

  • Mengidentifikasi konsumen dan kemajuan.

  • Memperkirakan konsumen dan nilai kemajuan.

  • Merencanakan pesan komunikasi.

  • Memperkirakan aliran dana masuk dari konsumen.

  • Mengadakan evaluasi setelah membeli dan analisis masa depan akan permintaan konsumen terhadap produk.

Proses Mengelola IMC

Ada 7 langkah yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam komunikasi pemasaran terpadu :

  1. Review of marketing plan. Dalam tahap ini, perencana mempersiapkan data internal (situasi organisasi dan atribut produk) dan eksternal (situasi makro, target market, dan competitor).
  2. Analysis of promotional program situation. Dalam tahap ini, perencana menganalisa kelebihan dan kelemahan data, menemukan titik permasalahan, dan mencari solusinya.
  3. Analysis of communication process. Dalam tahap ini, perencana menganalisa tanggapan penerima informasi, tahapan dalam pengiriman informasi, dan saluran informasi yang digunakan.
  4. Budget determination. Dalam tahap ini, perencana melakukan cara penyusunan anggaran, apakah dengan top-down (modal sudah tersedia di awal) atau bottom-up (melihat berapa biaya yang dibutuhkan dalam penyusunan rencana dan bagaimana pengalokasiannya).
  5. Develop IMC program. Perencana mengembangkan program komunikasi pemasaran yang akan ditempuh.
  6. Integrate and implement IMC strategies. Perencana menggunakan kombinasi strategi marketing mix, memproduksi iklan, membeli media time dan space, serta melaksanakan desain yang telah ditetapkan sesuai dengan program yang ditempuh.
  7. Monitor, evaluate, and control IMC program. Dalam tahap ini, mengevaluasi hasil kinerja apakah sudah efektif atau belum dan melihat apakah taktik yang ditempuh sesuai dengan strategi yang diambil.

Berikut ini adalah contoh brand dalam menggunakan IMC atau Komunikasi Pemasaran Terpadu. Produk yang saya pilih adalah kopi kapal api.


Persaingan industri bisnis kopi sudah semakin ketat, hal ini dapat dilihat dari banyaknya para kompetitor yang semakin bermunculan dan saling menawarkan kelebihannya. Para pemain dalam industri semacam ini semakin berlomba-lomba menawarkan keunikan dan nilai lebih yang akan diberikan kepada konsumen baik dari segi produk, layanan, dan sebagainya.
Marketing mix dalam marketing merupakan suatu alat yang digunakan perusahaan untuk mencapai target marketing dalam pasar. Kopi Kapal Api merupakan kopi instanyang menunjukkan eksistensinya dengan mengoptimalkan unsur 4 P marketing mix (Produk, Harga, Distribusi, Promosi) yang kompetitif. Variasi rasa yang disukai konsumen, harga yang terjangkau semua kalangan, ketersediaannya yang merata hampir di seluruh pelosok, serta strategi promosi yang edukatif dan kreatif mampu menarik konsumen dengan baik sehingga meraih market share sebesar 44,0 % pada tahun 2006 dan 44,3% pada tahun 2007.
Kata kunci : Kopi instan, marketing mix, Kopi Kapal Api

ABSTRACT
The competition for the industry of the coffee business has been increasingly tight, this could be seen from the number of the increasingly springing competitors and offered his surpluses. The players in the industry of this kind increasingly competing offered the uniqueness and added value that will be given to the good consumer from the aspect of the product, the service, et cetera.
Marketing mix in marketing was an implement that was used by the company to reach the target marketing in the market. Kapal Api coffee was instan coffee showed his existence by maximising the element 4 P marketing mix ( Product, Price, Distribution, Promotion) that was competitive. The feeling variation that was liked by the consumer, the price that was covered by all the circles, his availability that was equitable almost all over the corner, as well as the educative and creative promotion strategy could attract the consumer well so as gained market share of 44.0 % during 2006 and 44.3% during 2007.
Keyword: instant Coffee, marketing mix, Kapal Api Coffee

PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Saat ini, pasar kopi olahan sudah menjadi industri yang sangat terfragmentasi. Dengan lebih dari 500 perusahaan pengolahan kopi di Indonesia, maka tingkat persaingan di industri ini sudah pasti sangat tinggi. Secara garis besar, pemain di industri ini dapat dikategorikan ke dalam dua golongan, yaitu mereka yang menggarap pasar nasional dan mereka yang bermain di pasar-pasar lokal.
Dari sudut pandang permintaan, pasar kopi bubuk di Indonesia masih memiliki potensi yang cukup besar. Dibandingkan dengan Amerika Serikat, konsumsi kopi per kapita per minggu di Indonesia hanyalah sekitar 20%-nya. Ini tentu saja merupakan indikator bagi daya tarik pasar.
Pangsa pasar kopi bubuk instant di negara kita hingga kini masih dikuasai Kapal Api Group yang diproduksi oleh PT. Santos Abadi Jaya. Perusahaan kopi bubuk yang tumbuh dari sebuah industri rumah tangga sederhana di Surabaya, lebih dari 81 tahun silam pada tahun 1927, itu kini menguasai mayoritas market share kopi bubuk domestik. Persaingan bisnis kopi di Indonesia cukup berat karena banyaknya pemain. Namun demikian karena tingkat konsumsi kopi Indonesia masih rendah, peluang industri ini sangat menjanjikan.
Saat ini terdapat sejumlah pemain untuk kategori produk kopi instan. Banyaknya kompetitor merupakan tantangan yang harus dihadapi dalam persaingan dunia usaha. Dalam memasarkan suatu produk sangat diperlukan kepaduan 4P yaitu Product, Price, Place, Promotion. Strategi marketing mix dalam memenuhi kepuasan pelanggan dan mempertahankan awareness produk di mata pelanggan.
2. Substansi Pembahasan
a. Strategi Marketig Mix PT. Santos Abadi Jaya terhadap Kopi Kapal Api

1) Produk (product)
Kopi Kapal Api berawal dari tahun 1927 sebagai kopi dalam kemasan tanpa merk di Pasar Pabean, Surabaya. Dikarenakan mutu yang selalu terkendali produk tersebut disambut secara antusias oleh pasar. Pada saat itu, pasar di Indonesia belum pernah mendapatkan pilihan kopi dengan kualitas sebaik Kapal Api. Ramuan istimewa Kapal Api menawarkan kualitas yang terbaik, rasa yang mantap dan aroma yang memikat.
Untuk memenuhi kebutuhan akan kenikmatan kopi, konsumen kini mendapatkan pilihan yang beragam mulai dari Kapal Api Special (kopi bubuk murni), Kapal Api Special Mix (kopi plus gula), Kapal Api Kopi Susu (kopi, gula dan susu) sampai ke produk yang baru saja diluncurkan, Kapal Api Mocha (kopi, gula, susu dengan campuran coklat).
Gambar 1. Diferensiasi Kopi Kapal Api

2). Harga (Price)
Dari segi harga, Kapal Api, kopi + gula sachet 25 g Rp 900, 00. Ini merupakan harga yang sangat terjaukau oleh masyarakat luas sehingga mampu bersaing dengan kompetitornya.

3). Distribusi (Place)
Jalur distribusi yang digunakan oleh PT. Santos Abadi Jaya untuk memasarkan Kopi Kapal Api sampai ke warung dan supermarket untuk mempermudah konsumen mendapatkannya dan tersedia dalam jumlah yang besar.

4). Promosi (Promotion)
Spesialisasi produk yang ditawarkan merupakan kunci dan strategi PT Santos Jaya Abadi untuk membidik pasar sehingga tetap melekat dengan lidah konsumen. Kopi Kapal Api yang diklaim menggunakan 100% biji kopi pilihan dan tanpa campuran mampu mempertahankan konsumennya sejak awal berproduksi hingga sekarang. Hal itulah yang memicu rasa optimisme Marketing Manager PT Santos Jaya Abadi Soegiono bahwa produk kopi tubruk yang diproduksi oleh perusahaannya mampu bersaing dengan produk lainnya.

Menurut dia, keunikan rasa dari biji kopi yang diolah membuat kopi tubruk hingga saat ini masih tetap bertahan di tengah persaingan dengan kopi instan.

3. Maksud dan Tujuan
a. Maksud
Penulisan karya ilmiah ini dimaksudkan untuk megevaluasi strategi marketing mix Kopi Kapal Api
b. Tujuan
1). Mengetahui strategi marketing mix Kopi Kapal Api.
2). Memperluas wawasan mengenai marketing, khususnya mengenai strategi marketing mix PT. Santos Abadi Jaya.

TELAAH PUSTAKA
1. Landasan Teori
Pemasaran adalah proses sosial dan manajerial yang seseorang atau kelompok memperoleh apa yang dibutuhkan melalui penciptaan dan pertukaran nilai barang dan jasa. The American Marketing Association mendefinisikan pemasaran sebagai proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi (Kotler dan Keller, 2008).
Marketing mix adalah suatu alat marketing yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan marketing dalam pasar target. Marketing mix terdiri dari 4P, yaitu product, price, place, dan promotion (Kotler, 2000).

1). Produk (Product)
Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar yang dapat memuaskan kebutuhan atau keinginan konsumen. Apapun yang dapat memuaskan konsumen dapat disebut juga sebagai produk (Sampurno, 2009).
Produk dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu barang fisik, jasa, dan gagasan. Kriteria produk meliputi product variety, quality, design, features, brand name, packaging, sizes, services, warranties, dan returns (Kotler, 2000). Produk memiliki bagian yang penting yaitu brand name (merek). Merek adalah nama, istilah, tanda, simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari semuanya yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa penjual atau kelompok penjual dan untuk mendiferensiasikannya dari barang atau jasa pesaing (Kotler dan Keller, 2008).

2). Harga (Price)
Secara sederhana harga dapat didefinisikan sebagai sejumlah uang yang diperlukan untuk membayar produk atau jasa. Secara lebih luas dapat dikatakan bahwa harga adalah sejumlah nilai konsumen yang dipertukarkan untuk memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. Harga adalah satu-satunya elemen marketing mix yang menghasilkan revenue, sedangkan elemen yang lainnya merefleksikan biaya (Sampurno, 2009). Komponen harga meliputi list price, discounts, allowances, payment period, and credit terms (Kotler, 2000).

3). Place
Bertujuan untuk menjamin ketersediaan produk, sehingga customer mudah dalam mendapatkan produk yang meliputi channels, coverage, assortments, locations, inventory, dan transport (Kotler, 2000).

4). Promotion
Promosi produk merupakan cara perusahaan untuk melakukan komunikasi marketing. Marketing communication mix terdiri dari 4 komponen utama yang saling berkaitan yaitu: advertensi (periklanan), promosi penjualan, public relations, dan personal selling (Sampurno, 2009). Komponen promosi meliputi sales promotion, advertising, sales force, public relations, dan direct marketing (Kotler, 2000).
Empat P menggambarkan pandangan penjual tentang alat pemasaran yang tersedia untuk mempengaruhi pembeli. Dari sudut pandang pembeli, setiap alat pemasaran dirancang untuk menyerahakan manfaat pelanggan. Robert Lauterborn mengemukakan bahwa empat P penjual berhubungan dengan empat C pelanggan. Product dipandang dengan memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen (Customer needs and wants), Price disesuaikan dengan kemampuan konsumen (Cost to customer), Place yang memiiki kenyamanan (Convenience), dan Promotion yang dapat menjalin komunikasi timbal balik antara prosusen dan konsumen (Communication). Perusahaan yang menang nantinya adalah perusahaan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan secara ekonomis, nyaman dan dengan komunikasi yang efektif (Kotler dan Keller, 2008).

2. Objek Sudi
a. Profil Perusahaan
PT Santos Jaya Abadi yang mewarisi tradisi sekental kopinya. Sebagai usaha keluarga pemilik merk kopi terbesar di Indonesia, akar perusahaan ini mulai tumbuh dari sebuah industri rumah tangga sederhana di Surabaya, di mana lebih dari 79 tahun silam pada tahun 1927, Sang Pelopor Go Soe Loet memproduksi kopi terkenalnya.
Dalam rentang waktu tak terlalu lama, perusahaan mulai memproduksi kopi dengan merk “Kapal Api” yang secara langsung mengaspirasikan simbol teknologi tertinggi dan kemewahan pada zaman tersebut. Lebih dari itu, inspirasi untuk senantiasa mengacu pada kualitas, menjadikan perusahaan mengalami kemajuan yang pesat dan berkelanjutan.
Pada tahun 1970, perusahaan melakukan perkembangan sekaligus perubahan. Generasi kedua mulai tampil untuk memastikan kelanjutan dan kesuksesan usaha dengan memperkenalkan mesin dan peralatan mutakhir, mengembangkan manajemen, meningkatkan keterampilan tenaga kerja serta memperluas penyebaran produk hingga tersedia di seluruh Jawa Timur.
Tahun 1980 kami membangun pabrik yang sekarang berada di Sepanjang, Sidoarjo, Jawa timur. Pada tahap ini, merk Kapal Api telah menjadi penyangga utama perusahaan yang tersebar rata di seluruh Indonesia sekaligus menjadi pemimpin pasar dengan rangkaian produk lengkapnya.
Melanjutkan sukses merk Kapal Api dan demi kepuasan pelanggan, PT Santos Jaya Abadi memperkenalkan beberapa merk kopi lain yang juga berhasil meraih sukses di pasaran, yaitu Excelso, ABC, Good Day, Ya dan Kapten.
Hingga kini, PT Santos Jaya Abadi dengan rangkaian produknya telah menjadi bagian dari keseharian dan bahkan berlangsung dari generasi ke generasi.

PEMBAHASAN

Saat ini, dunia persaingan kopi instan sangat ketat. Kapal Api sebagai pelopor kopi instan masih merajai pasar. Kalau mengacu pada “Indonesian Consumer Profile (ICP) 2008, Kapal Api Group (Kapal Api, ABC, Ya, dan Good Day) sulit digeser oleh produk kopi bubuk instant manapun. Berdasar hasil riset yang dilakukan MARS Indonesia pada 2006 dan 2007, perusahaan ini masih menjadi jawara di pasar serbuk penyegar badan dan penahan kantuk tersebut. Kemudian diikuti ABC, Nescafe yang mulai. Persaingan pun makin ketat dengan munculnya berbagai merek kopi yang menawarkan keunggulannya masing-masing. Produsen harus pandai menyusun strategi untuk menciptakan awareness produk dan menciptakan mindset positif bagi konsumen. Sampai saat ini, Kopi Kapal Api masih bertahan di peringkat pertama dan terus mengoptimalkan strategi marketing mix-nya (Product, Price, Place, Promotion ) dalam merebut pangsa pasar lebih besar kopi instan.
Kopi Kapal Api sebagai pemain lama dalam minuman kopi instan menunjukkan keberhasilan strategi marketing mix yang dijalankannya. Produknya memiliki ramuan istimewa yang menawarkan kualitas yang terbaik, rasa yang mantap dan aroma yang memikat. Merupakan produk yang tepat untuk mengawali aktivitas dan sekaligus menemani sepanjang hari. Sekali mencium aroma istimewanya, langsung mengerti bahwa Kapal Api adalah kopi terbaik yang ada di pasaran. Dibuat dari biji kopi pilihan serta diolah secara khusus, Kapal Api memberikan standar baru dalam menikmati rasa dan sensasi secangkir kopi.
Untuk memenuhi kebutuhan akan kenikmatan kopi, konsumen kini mendapatkan pilihan yang beragam mulai dari Kapal Api Special (kopi bubuk murni), Kapal Api Special Mix (kopi plus gula), Kapal Api Kopi Susu (kopi, gula dan susu) sampai ke produk yang baru saja diluncurkan, Kapal Api Mocha (kopi, gula, susu dengan campuran coklat). Ini merupakan strategi diferensiasi yang dilakukan oleh PT. Santos Jaya Abadi untuk menguasai market share kopi instan di Indonesia.
Dalam hal distribusi, Kopi Kapal Api menggunakan jalur distribusi di warung-warung sampai supermarket dan pasar tradisional yang tersebar merata di seluruh pelosok tanah air serta menjangkau berbagai kalangan. Jumlah pendistribusiannya lebih banyak dari pada produk lain sehingga konsumen cenderung melirik Kopi Kapal Api karena sangat mudah untuk mendapatkannya. Harga Kopi Kapal Api yang ekonomis yaitu Rp 900, 00 / sachet dengan netto 25g mampu menyediakan kebutuhan konsumen di semua kalangan, khususnya usia 18-35 tahun yang dalam kehidupannya penuh dengan aktivitas.
Produk special yang ditawarkan merupakan kunci dan strategi PT Santos Jaya Abadi untuk membidik pasar sehingga tetap melekat dengan lidah konsumen. Kopi Kapal Api yang diklaim menggunakan 100% biji kopi pilihan dan tanpa campuran mampu mempertahankan konsumennya sejak awal berproduksi hingga sekarang. Promosi yang dilakukan tidak tanggung-tanggung di media cetak, elektronik maupun secara bersinggungan langsung dengan konsumen yang dikemassecara inovatif, dedukatif, dan inpiratif yang mampu menggiring konsumen menjadi berpikir positif. Oleh karena itu, konsumen Kopi Kapal Api menjadi semakin dekat dan selalu banyak menarik perhatian masyarakat luas.
Tahun 2007, Kapal Api bertengger di posisi teratas dengan porsi 44,3% sedikit lebih tinggi dari tahun 2006 yang memperoleh 44,0%. Disusul kemudian oleh ABC, dengan porsi 17,9%, naik sedikit dari tahun 2006 yang mendapat porsi 17,5%. Sedangkan merek Ya bertengger pada posisi ke-6 pada 2006 dengan porsi 2,3% dan posisi ke-8 pada 2007 dengan porsi 2,2%. Sementara Good Day berada pada posisi ke-13 pada 2006 dengan porsi 0,6% dan posisi ke-11 pada 2007 dengan porsi 0,9%.
Adapun yang mengikuti ketat Kapal Api Group pada posisi ketiga, keempat, kelima dan seterusnya adalah Nescafe, Torabika, Indocafe, Tugu Luwak, Kopi Mix, Ayam Merak, Gelatik, Singa, dan lain-lain. Hanya saja, total market share mereka masih jauh di bawah Kapal Api Group.
gb 2
Sumber: Survei TBI 2000 – 2007, Frontier

KESIMPULAN
Kopi Kapal Api berhasil dalam mengoptimalkan strategi marketing mix untuk memenuhi kepuasaan pelanggan. Inovasi produk terus dilakukan dengan differensiasi produk dengan variasi rasa dan harga yang terjangkau konsumen. Konsumen diberi kemudahan untuk memperoleh produk di pasar dan tetap menjaga dan meningkatkan konsumen dengan menayangkan iklan maupun mengadakan kegiatan-kegiatan yang inovatif.

REKOMENDASI / SARAN

Kopi Kapal Api harus selalu memperhatikan kompetitor-kompetitor yang ada. Kopi Kapal Api harus tetap melakukan inovasi produk dan selalu menarik dan menjaga konsumen melalui promosinya, sehingga jika ada ancaman dari produk kompetitor, Kopi Kapal Api tetap dapat mempertahankan posisinya. Komunikasi pemasaran menjadi sangat penting karena masing-masing kompetitor akan terus melakukan inovasi bahkan saling tiru-meniru dalam rangka menaikkan market share.

IMC ( Intergrated Marketing Communication ) Kelompok : 6 [ pemasaran ]

IMC ( Intergrated Marketing Communication ) Kelompok : 6 [ pemasaran ]


Komunikasi pemasaran terpadu adalah sebuah proses perencanaan
marketing komunikasi yang memperkenalkan konsep perencanaan
komprehensif untuk mengevaluasi peranan strategis dari berbagai
elemen komunikasi pemasaran, seperti public relationadvertising,
direct selling,sales promotion, dan interactive marketing, untuk
memberikan kejelasan, konsistensi, serta pengaruh komunikasi
yang maksimum. Komunikasi Pemasaran Terpadu sering disebut
dengan IMC merupakan sebuah proses strategi bisnis dalam
mengelola hubungan dengan konsumen yang intinya untuk
menggerakkan brand value.


TUJUAN DARI IMC

Tujuan yang ingin dicapai IMC adalah untuk memengaruhi masyarakat
dengan elemen promosinya sampai ke tingkat kognisiaffeksi,
dan konasi. Elemen promosi yang digunakan terbagi atas soft sell dan hard sell.

I . MARKETING COMMUNICATION MIX
Bauran komunikasi pemasaran (marketing communication mix/promotion mix) merupakan ramuan sekaligus penerapan lima alat promosi utama perusahaan untuk mencapai tujuan-tujuan pemasaran.
Yang termasuk lima alat promosi itu sendiri adalah :
1. Pemasangan iklan, setiap bentuk presentasi dan promosi non personal yang memerlukan biaya tentang gagasan, barang, atau jasa oleh sponsor yang jelas. Bisa melalui iklan media massa yang ada , atau iklan luar ruangan seperti pesamangan billboard, spanduk dan poster.
2. Penjualan personal, presentasi personal oleh tenaga penjualan sebuah perusahaan dengan tujuan menghasilkan transaksi penjualan dan membangun hubungan dengan pelanggan. Mencakup presentasi penjualan, pameran dagang dan promosi insentif.
3. Promosi penjualan, insenstif-insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan sebuah produk/jasa. Meliputi pajangan-pajangan di sejumlah titik/lokasi penting pemasaran, bingkisan, discount, kupon belanja, pemasangan iklan khusus.
4. Hubungan masyarakat, membangun hubungan baik dengan public internal/eksternal) untuk membangun atau bahkan meningkatkan image baik perusahaan. Ikut serta atau mengadakan acara=acara tertentu yang sifatnya tidak murni profit orientes dengan instansi lain. Misalkan dengan menggelar acara malam bhskti sosial atau penggalangan dana.
5. Pemasaran langsung, hubungan langsung dengan pelanggan yang ditargetkan secara tepat dengan tujuan mendapatkan tanggapan sesegera mungkin untuk menciptakan hubungan baik dengan pelanggan yang langgeng. Meliputi telemarketing, catalog, pasang poster di kios-kios, iklan via internet dll.
Masing-masing alat promosi tersebut menggunakan alat/cara berbeda untuk mencapai tujuannya. Penerapan bauran promosi total, diharapkan bisa mempercepat pencapaian tujuan/meningkatkan efektivitas pencapaian tujuan pemasaran.
Yang tidak boleh luput diperhatikan dalam pelaksanaan bauran komunikasi pemasaran adalah, perangkat-perangkat tambahan yang secara nyata berpengaruh besar dalam keberhasilan sebuah pemasaran, yakni :Desain produk,Harga,Warna Kemasan, Bentuk, Lokasi/toko tempat pemasaran

II. Strategi Promosi dan Komunikasi Pemasaran
Promosi adalah tindakan menginformasikan atau mengigatkan pelanggan mengenai suatu produk/merek tertentu.
Promosi digunakan untuk mendukung berbagai strategi pemasaran lainnya (strategi produk, strategi penentuan harga, dan strategi distribusi)
    • Promosi akan mempercepat penyampaian strategi pemasaran kepada konsumen. Tanpa promosi maka strategi ini akan sulit untuk sampai kepada konsumen.
      • Strategi discount tidak akan diketahui oleh konsumen tanpa promosi.
      • Produk berkualitas diberi harga wajar akan sulit laku apabila tidak dipromosikan sehingga konsumen tahu keberadaannya.
      • Diferensiasi produk tidak akan dikenal baik oleh konsumen jika tidak dipromosikan.            
Komunikasi pemasaran adalah salah satu kegiatan pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi dan memngingatkan pasar sasaran atas perusahaan maupun produk agar bersedia menerima,membeli, dansetia kepada produk yang ditawarkan produsen.

Fungsi Komunikasi Pemasaran

·         Konsumen dapat diberitahu atau ditunjuk bagaimana dan mengapa sebuah produk
digunakan oleh orang seperti apa, dan dimana serta kapan
     konsumen dapat belajar tentang siapa yang membuat produk dan apa yang dipertahankan
Dan konsumen dapat diberikan satu insentif atau imbalan untuk percobaan
·         
Peran komunikasi pemasaran
Peran komunikasi pemasaran tergantung pada produknya, namun
dalam penerapannya bertujuan untuk : menciptakan,
memperkenalkan, menyerahkan segala hal yang memiliki value dari produsen kepada konsumen:

• Barang (makanan, minuman, kebutuhan kantor dsb)
• Jasa (bioskop, kantor pengacara, jasa pengiriman dll)
Experience (Wahana Rama-Shinta, Sarana Terjun Payung dll)
Event (Pekan Raya Jakarta, Ngaben, Olimpiade)
 Person (artis, olahragawan, public figure)
• Tempat (area wisata, museum, situs sejarah)

 

III. MENETAPKAN STRATEGI PROMOSI  


A.        Strategi Promosi
Strategi promosi mengintegrasikan inisiatif komunikasi organisasi, kombinasi periklanan, personal selling, promosi penjualan, pemasaran Internet interaktif dan public relations untuk berkomunikasi dengan pembeli dan pihak-pihak yang mempengaruhi keputusan pembelian. Strategi promosi meliputi perencanaan, implemntasi dan pengendalian komunikasi organisasi ke customernya dan audiens sasaran lainnya.  
Terdapat enam tahap proses keputusan dalam mengembangkan bauran promosi, yaitu :

1. Menetapkan tujuan promosi, perubahan penjualan dan pangsa pasar sering dijadikan sebagai tujuan promosi, tapi hal tersebut adalah fungsi dari keseluruhan program pemasaran bukan hanya bauran pemasaran. Pengecualian terjadi ketika promosi membutuhkan respon segera seperti iklan langsung.


2. Merancang pesan, menyiapkan pesan yang sukses merupakan hal yang sulit karena begitu banyak cara yang diperlukan untuk menyusunnya. Dengan demikian keberadaan pesan-pesan yang baik adalah penting. Seluruh komunikasi pemasaran melibatkan informasi dan upaya pendekatan. 

3.  Memilih saluran komunikasi, terdiri dari tiga tahap, yaitu : 
a.      Pemasar memutuskan bauran promosi mana yang akan digunakan. 
b.      Memilih aktivitas spesifik dalam setiap bauran promosi.
c.      Memutuskan sarana spesifik mana yang bisa digunakan 

4.   Menyiapkan anggaran promosi, metode penetapan anggaran, antara lain :
a.  Metode persentase penjualan, berdasarkan perkiraaan penjualan.  Pendekatan penjualan ini menentukan aktivitas promosi versus rencana mencapai beberapa tujuan penjualan yang diinginkan.
b. Metode dapat terjangkau, berdasarkan pada premis bahwa seluruh pengeluaran yang dibutuhkan seperti biaya produksi, personel dan sebagainya adalah biaya yang pertama timbul dan promosi menerima sisanya. Pada tahun baik, dana promosi besar sedangkan pada masa sulit hanya membelanjakan sedikit dana atau bahkan tidak ada.. Metode ini memiliki andil dalam pengambilan keputusan promosi.
c.      Metode paritas kompetitif, menetapkan tingkat pengeluaran promosi sama dengan pangsa pasar perusahaan atau lebih besar jika ada upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pangsa pasar.
d.      Metode tugas dan tujuan, mencakup tiga langkah, yaitu :
 -   Mendefenisikan tujuan promosi spesifik mungkin.
                        -  Menentukan strategi dan tugas-tugas spesifik yang dibutuhkan 

  5.  Memilih bauran promosi, adalah pekerjaan paling rumit karena variabel promosi saling berkaitan. Faktor-faktor yang menentukan keefektifan variabel bauran promosi adalah :
a.      Tujuan dan sumber daya perusahaan
b.      Jenis produk yang terlibat
c.      Tahap daur hidup produk
d.      Variabel lain dalam bauran pemasaran.  

6. Mengevaluasi hasil, mencakup upaya menemukan apakah tujuan dari aktivitas promosi telah tercapai, biasanya melalui riset pemasaran.

Senin, 09 Mei 2011

FRANCHISE

Waralaba Alfamart

Waralaba Alfamart adalah salah satu waralaba tanah air yang sukses luar biasa hampir disetiap sudut jalan bahkan didalam komplek perumahan manapun, waralaba  Alfamart dapat dengan mudah kita temui waralaba alfamart. Alfamart adalah usaha yang dimiliki dan dioperasionalkan berdasarkan kesepakatan waralaba dari PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk,selaku pemegang merek Alfamart dengan motto “Belanja Puas,Harga Pas” . Model bisnisnya  adalah menjual  berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau dan lokasinyapun sangat mudah dijangkau .
Alfamart didirikan pada tanggal 18 Oktober 1999 dan pada saat itu sebagai unit usaha dari  ritel group Sampoerna  dan  waktu itu masih menggunakan nama Alfa minimarket. Memasuki  tahun 2003 nama Alfa minimarket berubah menjadi Alfamart hingga sekarang .
pada tahun 2006 Alfamart telah mendapatkan ISO 9001:2000 berkat  pengalaman dan kerja keras seluruh karyawan dan manajemen Alfamart maka Alfamart menjadi salah satu raksasa bisnis waralaba di tanah air dan berbagai award pun telah diraihnya seperti Super Brand dari IBBA (Indonesia’s Best Brand Award) hingga World Of Mouth Award. Yang paling signifikan berada paada posisi Store Equity Index dari Nielsen selama tiga tahun berturut turut tentunya ini sungguh membanggakan bagi semua, terutama IFBM sebagai konsultan franchise yang menjadi konsultan waralaba Alfamart
Bagi kami sebagai konsultan waralaba   Alfamart adalah salah satu contoh waralaba tanah air yang bisa membanggakan diantara serbuan dari franchise asing yang menyerbu masuk ke tanah air  tentunya harapan kami tidak hanya Alfamart , semua bisnis franchise manapun  bisa sesukses bahkan lebih dari Alfamart dan kami berharap ada profile franchise sukses yang lain tidak hanya dibidang ritel bahkan  bidang makanan, jasa dan pendidikan yang bisa sukses melebih Alfamart dan yang membuat  bangga kami ada beberapa bisnis franchise kita yang sudah mengibarkan bendera usahanya dimanca negara sehingga dapat bersaing dengan franchise diluar negeri dan  yang terpenting dari itu bisnis kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya  sehingga dapat membantu pemerintah dalam hal  menciptakan lapangan pekerjaan dan pendapatan negara  melalui pajak yang kita bayarkan.

Franchise Es Teler77

 Es Teler 77 adalah cepat-restoran makanan Indonesia, yang dimulai pada tahun 1982. Mereka memiliki franchise / waralaba kesempatan untuk franchisee. Es Teler 77 melayani besar-mencicipi makanan dan minuman tradisional Indonesia. Sekarang Anda bisa menikmati Es Teler 77 di kota-kota besar di Indonesia, Malaysia, Singapura dan Australia. Dengan selera yang berbeda kepada orang lain. Terbuat dari resep tradisional, Sama seperti nenek memasak.
Didirikan sebagai vendor jalan kecil di luar sebuah pusat perbelanjaan, Es Teler 77 telah berkembang menjadi lebih dari 200 gerai fastfood di seluruh Indonesia, Malaysia, Singapura dan Australia.
Es Teler 77 menyajikan makanan Indonesia dan minuman terutama yang terbuat dari resep memasak Ms Murniati Widjaja rumah. Dia memenangkan kompetisi memasak dan menjadi Juara Indonesia untuk membuat minuman es teler tradititional bahasa Indonesia disebut. Hal ini menjadi produk utama Es Teler 77.
Dengan menjual waralaba nya yang didukung oleh sistem manajemen dikembangkan dengan baik dan strategi yang unik pemasaran ES Teler 77 berhasil bersaing dengan merek lain dari fastfood dan memasuki pasar yang berbeda.
20 tahun telah pergi terakhir, tapi Es Teler 77 masih terinspirasi untuk memperbaiki. Es Teler 77 terus untuk memperbaiki kesalahan-kesalahannya, meningkatkan produk dan layanan dan memperkenalkan produk baru. Semua dalam rangka memberikan yang terbaik kepada pelanggan.Es Teler 77 tidak pernah berhenti untuk bergerak menuju masa depan yang lebih baik.
HakSejak tahun 1987 Es Teler 77 telah pemasaran dan penjualan franchise. Tujuannya adalah untuk mengembangkan usahanya semua seluruh Indonesia dan negara-negara lain di dunia. Dengan melakukan ini Es Teler 77 menawarkan peluang bisnis yang besar kepada orang-orang bisnis, ibu rumah tangga dan orang lain dari latar belakang yang berbeda untuk menjual Es Teler 77 produk yang menggunakan merek kami sudah sangat populer. Es Teler 77 akan memberikan strategi bisnis dan dukungan dari tim orang yang sangat berpengalaman yang telah terbukti berhasil selama 20 tahun.
Franchise Investasi
Franchise Fee: Rp 75.000.000, -
Franchise Term: 5 tahun
Estimasi awal investasi (tidak termasuk biaya waralaba): Rp 350.000.000, -* Jumlah ini bervariasi sesuai dengan kondisi dan luas ruang toko.* Investasi ini akan mencakup pas toko dan dekorasi, peralatan dapur, meja makan dan kursi dll
Biaya lainRoyalti: 4%Pemasaran: 2%
Staf Pelatihan- 1 minggu di Es Teler 77 Training Centre- 3 bulan di outlet Es Teler 77
LokasiSebaiknya dengan Pusat, Shopping Mal, Supermarket.


Franchise JCO
Pencarian untuk direktori franchise listing di Indonesia, dan mencari tahu bagaimana belajar pendapatan tentang pasif dan membuat uang bekerja untuk Anda dengan kesempatan penasihat direktori franchise kami. Juga terkait dalam hiburan, properti / real estate, makanan

J. CO Donuts & Coffee didirikan pada tahun 2005. Selain donat, J. CO juga memiliki kopi arabika dicampur dari biji tumbuh di Brazil, Kolombia, Kosta Rika, Guatemala dan Indonesia dan dipanggang di Italia.

JCO telah dikritik untuk mereproduksi gaya Krispy Kreme, vendor lain donat Amerika. Di Asia Tenggara, bagaimanapun, J. CO memimpin Krispy Kreme dan saingan lainnya dalam hal sehari-hari, penghargaan pengunjung dan penjualan. J. CO telah mendorong industri donat Asia, dengan outlet di luar Indonesia di Malaysia dan Singapura, dengan rencana untuk memperluas ke negara lain.

J. CO Donuts menyediakan Franchise / Waralaba di Indonesia pada Donuts Industri. Mereka sudah membuka banyak cabang di Indonesia dan beberapa negara lainnya. Jco Donut khusus dalam menciptakan donat berkualitas tinggi dan kopi. Perusahaan ini dimiliki dan dikelola oleh Johnny Andrean, seorang penata rambut ternama Indonesia.

Info Franchise: Jco Donut

Franchise type: Makanan siap saji, Makanan kategori franchise: waralaba makanan cepat saji, waralaba retail
Investasi awal: Diperkirakan sekitar 100.000 usd

Franchise persyaratan: di Mall daerah

contact person:

Johny Andrean Perusahaan JCO, Donut waralaba

Telepon: 021 - 7388 3343

Fax: 021 - 7388 3324

E-mail: franchise@jcodonuts.com

Alamat: Berbagai di Indonesia, Malaysia, dan Singapura, lihat website http://jcodonuts.com.



FRANCHISE KEBAB TURKI

Bisnis waralaba Kebab Turki Baba Rafi yang khusus waralaba makanan timur tengah, dengan start yang relatif rendah sampai pasar biaya dan berkembang. Franchisor berpendapat bahwa makanan cepat saji kebab yang nutritiuos dan lezat, akan menguntungkan pasangan mereka, dengan proyeksi pengembalian investasi selama kurang dari setahun.
Investasi Franchise dimulai pada Rp.50 juta sampai Rp.80 juta.
Ini adalah termasuk dalam paket franchise kami:
• Satu Unit Counter• Kebab Burner• Peralatan Counter• Freezer Box• Paket Promosi untuk waralaba (Neon Box, Spanduk, dll)• Bahan untuk produksi harian• Sistem Terbukti OperasionalKaryawan • 'Pelatihan• Quality Control dan pemeliharaan• Lokasi Survei bantuan• Manual Book (Standart Operasional Prosedur)• Keuangan Software• jangka waktu 5 tahun waralaba
Pendukung Franchisor (Kepala)
• Menyediakan pelatihan karyawan• jaminan bahwa karyawan siap untuk bekerja dan memenuhi standar kualifikasi dan Kebab Turki Baba Rafi• Menyediakan peralatan yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis Kebab Turki Baba Rafi• Menyediakan hal-hal lain yang diperlukan untuk menjalankan bisnis Kebab Turki Baba Rafi• Menyediakan bahan utama• Menyediakan pelatihan secara berkala, baik di pusat pelatihan atau di cabang• Menyediakan audit keuangan untuk seluruh cabang• Sesuaikan harga produk jika diperlukan• Menyediakan promosi nasional
Bagian dari Franchisee (penerima)
• Sarankan lokasi• Mengendalikan peralatan, disiplin karyawan, dan kebersihan outlet• Membeli bahan-bahan yang sesuai dengan standar Kebab Turki Baba RafiBertanggung jawab untuk total penjualan •• Selalu Mendukung karyawan yang tersebar dalam karya-karya harian• Bertanggung jawab untuk sewa lokasi• Melakukan Promosi daerah dalam radius 1 Km dari outlet
Mengapa Kebab Turki Baba Rafi
• Kebab Turki Baba Rafi Inovasi.• Kurang pesaing• Lown Start up biaya• Menumbuhkan pasar dari waktu ke waktu• fast food produk kebab, bergizi dan lezat• bahan murah, mudah didapat dan diberikan terus menerus• Biaya royalti rendah = 5% dari total penjualan• Proyeksi Pengembalian Investasi dalam waktu sekitar 11 bulan• Ada 25 Outlet dalam 2 tahun• Sistem ini mudah untuk menerapkan dan telah diuji
Langkah-langkah untuk menjadi Franchise
• Presentasi bisnis umum• Membayar Biaya komitmen & mendapatkan Perlindungan Lokasi• menjelaskan Operasional• Penandatanganan Perjanjian Waralaba selama 5 tahun jangka waralaba• Membayar 70% dari total investasi• Lokasi Survei bantuan• Membuka Persiapan• Membayar sisa Investasi• Grand Opening.


 FRANCHISE SNAPY


Snapy menyediakan Franchise / Waralaba di Indonesia pada Office dan Digital Printing Industri. Mereka menawarkan berbagai layanan seperti Fotocopy, Digital Printing, Sewa Komputer, Desain Grafis, dan banyak lainnya. Sekarang mereka telah memiliki beberapa outlet di Indonesia.

Franchise Investasi
- Awal Investasi: Rp. 421 Juta (Termasuk Biaya Franchise)
- Biaya Franchise: Rp. 130 juta (5 tahun)
- Biaya Royalti: 5% dari Laba Kotor (gratis untuk 3 bulan pertama)
- BEP: 3-6 bulan

Jika Anda seorang pengusaha yang tertarik untuk membuka usaha di Digital Printing Industri, Anda dapat mempertimbangkan untuk menjadi mitra mereka. Anda dapat menghubungi mereka untuk informasi lebih lanjut tentang peluang bisnis.